Ini Amunisi Wika Menghadapi Persaingan Bisnis Hotel

Sertifikasi Usaha Pariwisata |LSU Pariwisata | LSU Hotel-Persaingan bisnis perhotelan di Indonesia kian sengit. Pengembang dituntut untuk kreatif dalam membangun hotel yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan konsumen.  Salah satunya yaitu PT Wijakaya Karya (Persero) Tbk, melalui anak usahanya PT Wika Realty yang baru-baru ini me-launching hotel terbarunya, Puspamaya Hotel. Menggandeng operator Prasanthi Hotels dan Resort, Perseroan optimis menargetkan tingkat okupansi di tahun pertama adalah 55 persen.  “Kami menargetkan tingkat hunian di tahun pertama rata-rata 55 persen karena 3 bulan pertama merupakan masa perkenalan. Untuk tahun depan, kami menargetkan rata-rata tingkat hunian sekitar 70 persen dan akan terus meningkat setiap tahunnya,” ucap President Director Prasanthi Hotels & Resorts, Jusuf Sawirin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/6/2014).

Jusuf menyebut, berbagai strategi pun telah disiapkan untuk mengejar target ini. Antara lain melalui promosi penjualan online, harga yang kompetitif, kerjasama dengan maskapai penerbangan untuk menarik market sekitar airport, kerjasama dengan perusahaan nasional dan travel biro. Selain itu juga meningkatkan product service hotel dengan beragam promosi makanan minuman dan paket pertemuan atau rapat.

Sementara itu, menurut Direktur Utama PT Wika Realty Budi Saddewa Soediro, selain membangun Puspamaya Hotel, PT Wika Realty juga membangun apartemen Tamansari Skylounge di lokasi yang sama dengan hotel. Selain itu, dibangun pula ruang retail sebanyak 12 unit. Saat ini, dari total 390 unit apartemen Tamansari Skylounge, sudah terjual hingga 95 persen. Untuk apartemen, Wika membandrolnya dengan harga Rp405 juta untuk tipe one bedroom, dan tipe 2 bedroom seharga Rp877 juta.

“Apartemen Tamansari Skylounge sudah kami serah terimakan bertahap mulai akhir Maret 2014 lalu. Dan kami targetkan akan habis terjual semua pada September 2014,” ungkap Budi.

Leave a Reply