Seriusi bisnis hotel, Adhi Karya bentuk anak usaha tahun depan

LSU Pariwisata | Sertifikasi Usaha Hotel-Adhi Karya sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi melebarkan sayapnya di bisnis perhotelan. Perseroan akan membangun lima hotel tersebar di berbagai kota. Hotel pertama akan beroperasi adalah Hotel GranDhika Blok M di mana hari ini sudah diselenggarakan topping off atau penyelesaian konstruksi tahap satu. Hotel kedua adalah Hotel GranDhika Medan saat ini masih pembentukan pondasi. Hotel ini memiliki 126 kamar dan akan beroperasi pertengahan 2015.
Hotel ketiga adalah Hotel GranDhika Bekasi yaitu hotel bintang 3 dengan 14 lantai terdiri dari 143 kamar. Hotel keempat adalah Hotel di Surabaya dan terakhir di Semarang. Direktur Utama Adhi Karya, Kiswodarmawan mengatakan untuk mengoperasikan semua hotel ini, pihaknya akan membuat anak usaha khusus pelayanan hotel. Anak usaha ini akan dibentuk pertengahan tahun depan. Untuk tahap awal, hotel akan dikelola oleh Divisi Hotel Adhi Karya bekerja sama dengan profesional bidang perhotelan.

“Pertengahan tahun depan baru buat anak usaha. Kita membentuk jajaran barud an merekrut tenaga kerja dengan tim komplit,” ucap Kiswo ketika ditemui dalam acara topping off Hotel GranDhika Blok M di Jakarta, Rabu (25/6).

Pembangunan lima hotel ini memakan biaya mencapai Rp 1 triliun. Pendanaan berasal dari dana internal 20 persen dan pinjaman investasi perbankan sebesar 80 persen.

“Kita sudah minta Bank Mandiri supaya cepat bergerak 20-80. Dengan kepercayaan kami yakin bisa. Apapun keinginan yang banyak harus hemat belanja ekuitas kita,” tegasnya.

Total ekuitas Adhi Karya hingga akhir tahun 2013 mencapai Rp 1,450 triliun. “Untuk BUMN lain yang banyak aset tidak boleh dijual bisa bangun hotel. Kamipun bisa bisnis hotel,” tutupnya.

Leave a Reply