Artikel Sertfikasi Usaha Hotel

Hotel Bisnis di Pinggiran Kota

Sertifikasi Usaha Hotel | LSU Pariwisata –Pesatnya perkembangan bisnis dan perkantoran di kawasan pinggiran Jakarta membuat pengembang mulai melirik pembangunan hotel bisnis untuk mengakomodasi kebutuhan pengusaha tersebut. Dengan letak yang strategis dan fasilitas memadai, hotel bisnis ini banyak diminati. Seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup baik dan merata serta keamanan yang relatif kondusif, negara kita semakin dilirik sebagai pusat perekonomian dan perdagangan dunia. Tak heran, banyak pebisnis yang berani menggelontorkan dana untuk berinvestasi di sejumlah sektor, baik perdagangan maupun jasa. Kawasan penyangga Jakarta seperti Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi kini semakin dilirik para investor yang dibuktikan dengan makin maraknya pembangunan kantor dan pusat bisnis di daerah ini.

Tak heran, kebutuhan hotel dan tempat penginapan, termasuk juga permintaan layanan MICE (meeting, incentive, convention and exhibition) juga meningkat. Itulah salah satu alasan PT Metropolitan Land Tbk (Metland) melakukan seremoni tutup atap (topping-off) pengembangan Metland Premier Hotel Bekasi yang dibangun di atas Mal Metropolitan. Sebelumnya, hotel ini bernama Hotel Horison Bekasi Extension.

Penggunaan nama Metland Hotel sejalan dengan rencana ekspansi perusahaan ini untuk mengembangkan bisnis perhotelan ke berbagai kota di Indonesia. Nanda Widya, President Director Metland, menuturkan pengembangan hotel tersebut merupakan jawaban akan semakin tingginya tingkat hunian (okupansi) hotel ini. Selain itu, lanjut dia, memberikan konsumen lebih banyak pilihan tempat untuk menginap sekaligus berbisnis.

“Hingga Desember 2013, tingkat hunian hotel ini telah mencapai 82%. Melihat daerah Bekasi yang semakin potensial menjadi kota bisnis penunjang Kota Jakarta, kami menghadapi persaingan yang lebih ketat sehingga konsumen perlu diberi lebih banyak pilihan tempat menginap,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima KORAN SINDObelum lama ini. Kehadiran hotel baru ini akan menambah kapasitas kamar hingga 102 kamar, yang akan melengkapi 166 unit kamar hotel yang telah ada sebelumnya.

Selain itu, akan dibangun dua lantai lahan parkir dan satu lantai khusus untuk restoran. Metland Premier Hotel Bekasi berencana mulai beroperasi pada semester kedua 2014. Dari segi lokasi, hotel ini sangat strategis karena berada tepat di sisi kiri Pintu Tol Bekasi Barat. “Metland Premier Hotel Bekasi merupakan hotel berbintang empat yang memiliki 30 ruangan serbaguna yang representatif dengan jumlah ruang konvensi terbanyak di Bekasi,” ungkap Nanda.

Lebih lanjut Nanda menjelaskan, pada kuartal ketiga 2013, bisnis perhotelannya menyumbang 9% dari total pendapatan Metland. Bisnis ini diharapkan akan mampu berkontribusi lebih besar lagi seiring bertambahnya jumlah kamar di Metland Premier Hotel Bekasi dan segera beroperasinya Metland Hotel Cirebon. Corporate Affairs Director and Corporate Secretary Metland Olivia Surodjo mengatakan, Metland akan secara bertahap mengubah semua nama hotel yang dimilikinya.

Pemilihan nama Metland merupakan salah satu strategi agar perusahaan ini lebih leluasa mengembangkan usaha di lini perhotelan dan membidik pangsa pasar. Alasan lain Metland menggunakan namanya sendiri untuk lini hotel dan produk properti lainnya adalah ajang Indonesia Brand Champion 2013 yang menganugerahkan Gold Award kepada Metland sebagai the most preferred brand in residential property developer. Penghargaan ini menambah kepercayaan diri Metland. Secara bertahap Metland akan mengubah nama hotel yang dimilikinya sesuai dengan segmen pasarnya.

Grand Metland untuk produk hotel bintang lima, Metland Premier untuk bintang empat, Metland Hotel untuk bintang tiga, dan MetsHotel untuk segmen budget. Metland Hotel Cirebon merupakan hotel pertama yang dikelola Metland dengan mengusung nama Metland Hotel. “Strategi ini diyakini membuat posisi Metland Hotel lebih bersaing dengan para kompetitor hotel yang ada. Kami lebih mudah dan fleksibel dalam bergerak mengembangkan usaha karena sudah punya merek sendiri,” kata Olivia.

Metland juga berencana membangun hotel di Lampung dan Palembang. Sementara itu, memperkuat portofoliolabelHotel NEO, Archipelago International mengambil alih Green Savana Hotel yang terletak di Sentul City. Akuisisi tersebut dengan mengganti nama hotel itu menjadi Hotel NEO+ Green Savana Sentul City. Untuk menunjang kenyamanan para pebisnis, hotel ini dilengkapi dengan tiga ruang pertemuan yang terpisah, pusat konferensi, dan dilengkapi outdoor team-building park yang sangat luas.

“Hotel NEO+ Green Savana hadir sebagai hotel bintang tiga. Letaknya hanya 20 menit dari pusat Kota Bogor,” ujar Daniel Hutagalung, General Manager Hotel NEO+ Green Savana Sentul City. “Hotel ini juga memiliki akses yang mudah menuju Jungle Adventurer Theme Park Land Sentul dan Sentul Highlands Golf Club,” kata dia. Menurut Daniel, hotel tersebut menawarkan desain ramah lingkungan, menyatu dengan alam, serta pemandangan gunung yang alami di area Sentul City.

Dilengkapi dengan atap rumput dan kolam renang di area terbuka serta jacuzzi. Terdapat 70 kamar standart dan suite yang luas dikelilingi pemandangan yang hijau. Setiap kamarnya memiliki tempat duduk outdoor untuk bersantai dan menikmati suasana. Unitnya dilengkapi pendingin ruangan, tempat tidur mewah, TV layar datar berukuran besar, dan minibar.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *