LS BMWI – Manfaat sertifikasi bintang bagi sebuah hotel guna menunjukkan kualitas hotel bagi para pelanggan yang datang menginap di hotel. Sertifikat bintang sendiri merupakan suatu pengakuan resmi oleh badan resmi yang menunjukkan kualitas dan pelayanan yang ditawarkan oleh hotel.
Apa pentingnya Sertifikasi Hotel dari LSU?
LS BMWI – Pentingnya Sertifikasi Hotel dari LSU (Lembaga Sertifikasi Usaha) untuk sebuah hotel dijelaskan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu.
“Dalam bidang pariwisata, sertifikasi hotel oleh LSU sangatlah penting karena berkaitan dengan pemenuhan standar usaha hotel,” ungkap Mari di Tangerang, Rabu (15/10).
Bisnis Hotel Bakal Ramai Selama Ramadan Dan Lebaran
LS BMWI – Bisnis hotel diperkirakan bakal ramai selama Ramadan dan Lebaran. Menurut Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), momentum Ramadan dan Lebaran 2023 akan berdampak positif bagi bisnis perhotelan.
Maulana Yusran, selaku Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, mengatakan saat ini tidak ada peningkatan pemesanan hotel yang signifikan selama Ramadan dan Idul Fitri.
Peluang Usaha Penginapan dan Hotel
LS BMWI – Peluang usaha penginapan dan hotel dalam hal berkaitan dengan peluang akomodasi dan perhotelan, pemerintah Republik Indonesia telah melakukan terobosan besar dalam industri pariwisata selama 10 tahun terakhir.
Dengan menetapkan beberapa blok Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai destinasi pariwisata seperti kawasan Mandalika Lombok, Labuan Bajo, dan lain-lain.
LSBMWI Menghadiri Pertemuan Teknis LSPr Lingkup Usaha Pariwisata
LS BMWI – LSBMWI Menghadiri Pertemuan Teknis LSPr Lingkup Usaha Pariwisata yang dilaksanakan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Pertemuan ini berlangsung di Malang pada Kamis, 9 Februari 2023.
LSU Pariwisata BMWI Laksanakan Pelatihan Untuk Tingkatkan Kinerja
Untuk meningkatkan kinerja LSU Pariwisata BMWI, manajemen LSUP BMWI lakukan program pengembangan SDM bagi auditor, manajemen, komite pengambil keputusan serta komite pengaman ketidakberpihakan. Pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan meliputi Pelatihan SNI ISO 17021-2011, SNI ISO 19011-2012 dan Program Audit internal. Untuk pelatihan dilaksanakan pada rentang tanggal 30-31 September 2016 dan 11 November bertempat di Ruang Borobudur LSUP BMWI dan diikuti masing-masing 20 orang peserta pelatihan dari unsur dan komite di LSUP BMWI.
Sertifikat Bintang 4 diserahkan LSU BMWI kepada Hotel Mercure Banjarmasin
Setelah melalui tahap audit 2 dan penyempurnaan-penyempurnaan hasil audit. Hotel Mercure Banjarmasin ditetapkan sebagai hotel bintang 4 oleh LSU Pariwisata Bhakti Mandiri Wisata Indoneisa. Bertempat di Kantor Sekertariat LSUP BMWI (29/03) Direktur LSUP BMWI Hairullah Gazali menyerahkan sertifikat Bintang 4 kepada Executive Assistant Manager Hotel Mercure Banjarmasin Roni Yudianto. Sebelum penyerahan sertifikat hotel terlebih dahulu dilakukan penandatanganan penutupan Laporan Hasil Audit (LHA) dan hasil verifikasi penyempurnaan hasil audit. Dalam sambutannya Roni menyampaikan rasa syukurnya karena Hotel Mercure Banjarmasin tetap dapat mempertahankan predikat bintang 4 yang disandangnya selama ini. Ditambahkan juga oleh Roni hasil ini adalah kerja keras dari tim manajemen Hotel Mercure Banjarmasin. Karena Hotel Banjarmasin sendiri mempunyai pasar di bidang MICE, sehingga dengan adanya sertifikasi ini sangat membantu.
LSU Pariwisata BMWI kembali Menyerahkan Hasil Sertifikasi Batch 7
LSU Pariwisata Bhakti Mandiri Wisata Indonesia (BMW) kembali menyerahkan hasil sertifikasi Bintang dan Tanda Daftar Sertifikasi Usaha Pariwisata kepada Hotel Hyatt Regency Yogyakarta, Hotel Sheraton Mustika Resort and SPA dan Hotel Tentrem Yogyakarta (26/2) bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta. Direktur LSU Pariwisata BMWI Hairullah Gazali dalam laporannya menyampaikan bahwa 3 Hotel telah menjalani proses sertifikasi dan dinyatakan lulus dan 5 Hotel baru mendaftar di LSUP BMWI. Dalam laporan yang disampaikan kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota di DIY Hairullah menyampaikan bahwa LSU Pariwisata BMWI ditahun 2015 ini berusaha untuk terus aktif dalam mendorong percepatan serifikasi di Indonesia. Beberapa hotel yang mendaftar diantaranya Hotel Prima In, Hotel Premiere Inn, Hotel Harper Mangkubumi Yogyakarta dan Hotel Neo Malioboro LSUP BMWI dan telah siap untuk melakukan sertifikasi usaha dan rencananya akan berlangsung ditahun 2016 ini. Hadir dalam kesempatan ini yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayan Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bantul, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kulonprogo dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul.
Sertifikasi Usaha Restoran, Rumah Makan dan Usaha Makan dan Minum di Sosialisasikan LSU Pariwisata BMWI
Menjawab tantangan Masyarakat ekonomi ASEAN dan standarisasi SDM serta standarisasi Usaha, LSU Pariwisata BMWI melakukan sosialisasi standar usaha terhadap pelaku usaha di bidang restoran dan jasa boga (19/2) pekan lalu. Pada kesempatan ini hadir 20 jasa usaha dan restoran yang berasal dari Kota Yogyakarta. Direktur LSU Pariwisata Bhakti Mandiri Wisata Indonesia (BMWI) Hairullah Gazali menyatakan bahwa usaha restoran dan jasa boga merupakan usaha yang berkembang sangat pesat akhir-akhir ini. Pergeseran tren budaya makan dari makan hanya sekedar kenyang menjadi makan untuk pergaulan dan status social menjadi pemicunya. Hairullah menambahkan bahwa SDM usaha restoran dan jasa boga harus sigap terhadap tuntutan pasar karena bagaimanapun konsumen saat ini sudah mulai kritis memberikan masukan. Munculnya media social dan situs bookmarking seperti tripadvisor ikut mendukung perkembangan usaha restoran kedepan.
Hotel Mercure Banjarmasin Direkomendasikan Menjadi Bintang 4
Setelah melalui audit tahap 1 dan audit tahap 2 yang dilakukan oleh tim auditor LSU Pariwisata BMWI Hotel mercure Banjarmasin direkomendasikan menjadi bintang 5 oleh tim Auditor. Hairullah Gazali Direktur LSU Pariwisata BMWI menyampaikan tim auditor LSU Pariwisata BMWI yang diketuai oleh Supriyatno telah melakukan audit lapangan selama 3 hari yang dilaksanakan pada tanggal 18-20 November 2015. Pada kesempatan ini Hairullah menyampaikan tim auditor LSU Pariwisata menyampaikan pencapaian skor yang dimiliki oleh oleh Hotel Mercure Banjarmasin sangat signifikan namun pihaknya tetap mendorong hotel mercure banjarmasin agar melakukan penyempurnaan-penyempurnaan hasil audit.