
Mengelola bisnis wisata petualangan seperti arung jeram bukan sekadar soal adrenalin, melainkan soal manajemen risiko dan kepatuhan hukum yang ketat. Di tahun 2026, standar keamanan pariwisata menjadi filter utama bagi wisatawan dalam memilih destinasi. Maka Pentingnya dilakukan Sertifikasi Usaha Arung Jeram.
Mendapatkan Sertifikat Standar Usaha Arung Jeram bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban regulasi demi memastikan operasional Anda memenuhi standar keselamatan nasional. Artikel ini akan membedah tuntas syarat, alur, hingga strategi memilih LSU Pariwisata Terbaik untuk mendukung pertumbuhan bisnis Anda.
Landasan Hukum: Dasar Operasional Arung Jeram di Indonesia
Setiap pengusaha arung jeram wajib merujuk pada regulasi terbaru guna menghindari sanksi administratif. Sertifikasi ini berpijak pada:
- Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
- PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
- Permen Parekraf No. 4 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata.
Catatan Auditor: Pemerintah kini semakin memperketat pengawasan melalui sistem OSS RBA. Tanpa sertifikat standar yang terverifikasi oleh LSU, status NIB Anda bisa dianggap tidak lengkap secara komitmen.
Checklist: Syarat Sertifikat Standar Usaha Arung Jeram
Sebelum mengundang auditor, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen administrasi dan kesiapan teknis lapangan berikut ini:
1. Persyaratan Administrasi
- NIB (Nomor Induk Berusaha): Pastikan KBLI Anda sesuai (biasanya KBLI 93241 masih termasuk kedalam wisata tirta KBLI 9324 – Wisata Petualangan Alam).
- Dokumen Lingkungan: SPPL, UKL-UPL, atau Amdal sesuai skala usaha.
- Bukti Kepemilikan/Sewa: Lahan atau akses lokasi keberangkatan dan kepulangan (finish point).
- Struktur Organisasi: Daftar SDM yang jelas beserta tanggung jawabnya.
2. Persyaratan Teknis & K3
- Sertifikasi Pemandu (Skipper): Bukti sertifikat kompetensi BNSP bagi para pemandu.
- SOP Keselamatan: Dokumen prosedur penanganan darurat (Emergency Response Plan).
- Log Book Peralatan: Catatan perawatan rutin perahu, pelampung, helm, dan tali-temali.
- Asuransi: Bukti kerjasama asuransi kecelakaan bagi wisatawan dan staf.
Alur Proses Sertifikasi di LSU Pariwisata BMWI
Kami menyederhanakan birokrasi yang rumit menjadi proses audit yang transparan dan edukatif. Berikut adalah tahapannya:
- Pendaftaran & Screening Dokumen: Anda mengirimkan dokumen persyaratan melalui portal kami.
- Tinjauan Dokumen: Tim ahli kami akan memverifikasi kelengkapan berkas sebelum turun ke lapangan.
- Audit Lapangan (On-site Assessment): Auditor akan mengecek langsung kualitas peralatan, kompetensi pemandu di sungai, dan implementasi SOP.
- Rapat Panel Keputusan: Hasil audit diputuskan oleh komite sertifikasi.
- Penerbitan Sertifikat: Sertifikat berlogo Garuda dan KAN akan diterbitkan jika usaha Anda dinyatakan “Memenuhi Standar”.
Pro-Tip: Pastikan seluruh peralatan keselamatan memiliki standar internasional (CE atau UIAA). Auditor kami sangat memperhatikan detail pada kekuatan jahitan pelampung dan usia pakai tali throw bag.
Mengapa Bisnis Anda Membutuhkan Sertifikasi Ini?
Banyak owner bertanya mengenai Biaya Sertifikasi Arung Jeram. Sejatinya, biaya ini adalah investasi dengan pengembalian yang nyata:
- Akses Pasar Korporat & Pemerintah: Instansi besar hanya mau bekerja sama dengan vendor yang memiliki sertifikasi resmi.
- Mitigasi Risiko Hukum: Jika terjadi insiden, sertifikat standar adalah bukti kuat bahwa Anda telah menjalankan kewajiban due diligence.
- Efisiensi Operasional: Proses audit membantu Anda menemukan celah pemborosan atau kerusakan alat lebih dini.
- Kepercayaan Wisatawan: Di era digital, label “Certified” meningkatkan konversi penjualan pada website dan OTA.
FAQ: Pertanyaan Seputar Sertifikasi Arung Jeram
1. Berapa lama masa berlaku Sertifikat Standar Usaha ini? Umumnya sertifikat berlaku selama 3 tahun dengan adanya pengawasan (surveillance) tahunan untuk memastikan standar tetap terjaga.
2. Berapa Biaya Sertifikasi Arung Jeram di tahun 2026? Biaya bersifat fluktuatif tergantung pada skala usaha (kecil, menengah, atau besar) serta lokasi geografis sungai. Hubungi kami untuk penawaran resmi.
3. Apakah pemandu wajib punya sertifikat BNSP? Ya. Kompetensi pemandu adalah pilar utama dalam penilaian teknis sertifikasi usaha arung jeram.
Amankan Masa Depan Bisnis Anda Sekarang!
Sertifikasi bukan sekadar urusan selembar kertas, melainkan janji keselamatan kepada setiap tamu yang memegang dayung di perahu Anda. Dengan bermitra bersama LSU Pariwisata Bhakti Mandiri Wisata Indonesia, Anda mendapatkan lebih dari sekadar audit, melainkan mitra konsultan yang memahami seluk-beluk industri wisata petualangan.
Siap meningkatkan level bisnis Arung Jeram Anda?
Jangan tunda hingga pemeriksaan mendadak datang. Konsultasikan kebutuhan sertifikasi Anda secara gratis bersama tim ahli kami.
Hubungi kami Sekarang dan Dapatkan Penawaran Khususnya!
- Kontak / Whatsapp : 0813-8058-468
- Instagram : @ls_bmwi
- Website: LSU Pariwisata
Alamat Kantor Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (BMWI) Bhakti Mandiri Wisata Indonesia :
Jl. Arimbi No.01, Kragilan, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

